Usia Manusia

4 12 2007

Intermezo & renungan buat hari ini……… ..
Abaikan kalo Anda sudah pernah membaca…. …

Mengapa kita manusia hanya berumur sekitar 75 tahun
saja….

Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi.
Tuhan berkata kepada sang sapi
Hari ini kuciptakan kau Sebagai sapi
engkau harus pergi ke padang rumput.
Kau harus bekerja dibawah terik
matahari sepanjang hari.
Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun.
Sang Sapi keberatan
Kehidupanku akan sangat berat selama 50
tahun. Kiranya 20 tahun cukuplah
buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30
tahun . Maka setujulah Tuhan.

Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet.
Hai monyet, hiburlah manusia. Aku
berikan kau umur 20 tahun!
Sang monyet menjawab “What? Menghibur
mereka dan membuat mereka tertawa?
10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10
tahun padamu” Maka setujulah Tuhan.

Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing.
Apa yang harus kau lakukan adalah
menjaga pintu rumah majikanmu.
Setiap orang mendekat kau harus
menggongongnya. Untuk itu kuberikan hidupmu
selama 20 tahun Sang anjing
menolak : “Menjaga pintu sepanjang hari selama
20 tahun ? No way.! Kukembalikan 10
tahun padamu”. Maka setujulah Tuhan.

Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia.
Sabda Tuhan: “Tugasmu adalah makan,
tidur, dan bersenang-senang.
Inilah kehidupan. Kau akan
menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur
sepanjang 25 tahun! Sang manusia
keberatan, katanya “Menikmati kehidupan
selama 25 tahun? Itu terlalu pendek Tuhan.

Let’s make a deal.
Karena sapi mengembalikan 30 tahun
usianya, lalu anjing mengembalikan 10
tahun, dan monyet mengembalikan 10
tahun usianya padamu, berikanlah
semuanya itu padaku. Semua itu akan
menambah masa hidupku menjadi 75 tahun.
Setuju ?” Maka setujulah Tuhan.

AKIBATNYA… ……… ……… ………

Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai
manusia dijalankan kita makan,tidur dan
bersenang-senang

30 tahun berikutnya menjalankan
kehidupan layaknya seekor sapi
kita harus bekerja keras sepanjang hari
untuk menopang keluarga kita

10 tahun kemudian kita menghibur dan
membuat cucu kita tertawa dengan
berperan sebagai monyet yang menghibur

Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal
dirumah, duduk didepan pintu, dan
menggonggong kepada orang yang lewat
Uhuk, uhuk (batuk)… Eh, Ntong,
mo kemane lo?

wakakak..ka..

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: